Proses Sablon Rubber yang Benar – Suci Garment

Pendahuluan

Sablon rubber adalah teknik mencetak desain pada kain menggunakan tinta rubber yang elastis dan melekat pada permukaan kain. Sablon rubber banyak digunakan dalam industri pakaian, terutama dalam pembuatan kaos atau t-shirt. Proses sablon rubber yang benar sangat penting untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dan tahan lama. Pada artikel ini, kami akan membahas tentang proses sablon rubber yang benar yang digunakan oleh Suci Garment, produsen kaos berkualitas tinggi di Indonesia.

Proses sablon rubber

Mengenal Sablon Rubber

Apa itu Sablon Rubber?

Sablon rubber adalah teknik pencetakan pada permukaan kain menggunakan tinta rubber elastis. Tinta rubber ini dicetak pada permukaan kain dengan menggunakan sebuah frame atau bingkai untuk membentuk desain pada kain.

Keuntungan Sablon Rubber

Sablon rubber memberikan banyak keuntungan, antara lain:

  • Hasil cetakan yang tajam dan berkualitas tinggi.
  • Cocok untuk mencetak desain yang rumit atau dengan banyak warna.
  • Tahan lama dan awet, sehingga cocok digunakan pada pakaian yang sering dicuci.

Proses Sablon Rubber yang Benar

Persiapan Bahan dan Peralatan

Proses sablon rubber dimulai dengan persiapan bahan dan peralatan, antara lain:

  • Kain yang akan dicetak.
  • Tinta rubber dengan warna yang diinginkan.
  • Frame atau bingkai yang digunakan untuk mencetak desain pada kain.
  • Emulsi untuk membentuk desain pada bingkai.
  • Lampu UV untuk mengeringkan emulsi.
  • Alat pencetak atau rakel untuk mencetak desain pada kain.

Pembuatan Desain

Langkah selanjutnya adalah membuat desain yang akan dicetak pada kain. Desain ini dapat dibuat menggunakan software desain grafis seperti Adobe Illustrator atau CorelDRAW. Setelah desain selesai dibuat, desain tersebut dicetak pada sebuah film transparan dengan menggunakan printer khusus.

Membuat Stencil pada Bingkai

Setelah desain dicetak pada film transparan, langkah selanjutnya adalah membuat stencil pada bingkai. Stencil ini dibuat dengan cara menempelkan film transparan pada bingkai yang telah diolesi dengan emulsi. Setelah film transparan ditempelkan, bingkai tersebut dijepit dan dibiarkan kering di bawah lampu UV selama beberapa menit.

Mencetak Desain pada Kain

Setelah bingkai dengan stencil siap, langkah selanjutnya adalah mencetak desain pada kain. Kain yang akan dicetak diletakkan pada sebuah meja cetak, dan bingkai yang telah diberi stencil diletakkan di atas kain tersebut. Tinta rubber kemudian dituangkan pada bingkai dan diratakkan menggunakan rakel. Tinta yang melekat pada stencil kemudian dicetak pada kain dengan cara menekan rakel ke arah bawah dan ke belakang.

Mengeringkan Hasil Sablon

Setelah desain selesai dicetak pada kain, kain tersebut harus dikeringkan sebelum dapat digunakan atau dipasarkan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengeringkan hasil sablon, antara lain:

  • Menggantung kain di tempat yang teduh dan berangin agar kering secara alami.
  • Menggunakan oven atau mesin pengering untuk mengeringkan kain dengan cepat.
  • Menyetrika kain pada suhu rendah untuk mengeringkan sisa tinta pada kain.

Tips untuk Mendapatkan Hasil Sablon yang Berkualitas Tinggi

Agar mendapatkan hasil sablon yang berkualitas tinggi, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Gunakan tinta rubber yang berkualitas tinggi dan cocok untuk jenis kain yang akan dicetak.
  • Pastikan bingkai dan stencil yang digunakan dalam kondisi bersih dan tidak rusak.
  • Pilih desain yang sederhana dan jelas untuk memudahkan proses pencetakan.
  • Gunakan rakel yang tepat dan rata untuk menghasilkan cetakan yang merata dan tajam.
  • Jangan terlalu sering mencuci atau menggosok bagian sablon pada kain agar sablon tidak cepat pudar atau rusak.

Kesimpulan

Proses sablon rubber yang benar sangat penting untuk menghasilkan produk pakaian berkualitas tinggi dan tahan lama. Dalam proses sablon rubber, persiapan bahan dan peralatan, pembuatan desain, pembuatan stencil pada bingkai, pencetakan desain pada kain, dan pengeringan hasil sablon harus dilakukan dengan benar. Dengan mengikuti tips yang tepat, kita dapat menghasilkan sablon rubber yang berkualitas tinggi dan tahan lama.

FAQs

  1. Apakah sablon rubber cocok untuk semua jenis kain?
    • Tidak, sablon rubber biasanya cocok untuk kain dengan bahan katun, tetapi mungkin tidak cocok untuk kain dengan bahan sintetis.
  2. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengeringkan hasil sablon?
    • Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan hasil sablon dapat bervariasi, tergantung pada cara yang digunakan untuk mengeringkannya. Mengeringkan secara alami biasanya memerlukan waktu yang lebih lama daripada menggunakan oven atau mesin pengering.
  3. Apa yang harus dilakukan jika hasil sablon pada kain pudar atau rusak?
    • Jangan mencuci atau menggosok bagian sablon pada kain terlalu sering. Jika hasil sablon pada kain pudar atau rusak, cobalah untuk menghindari penggunaan deterjen atau pemutih yang keras dan gunakan air dingin saat mencuci kain.
  4. Apakah sablon rubber dapat dicetak pada kaos berwarna gelap?
    • Ya, sablon rubber dapat dicetak pada kaos berwarna gelap dengan menggunakan tinta rubber berwarna putih sebagai dasar sebelum dicetak dengan tinta rubber berwarna lainnya.
  5. Apa yang harus dilakukan jika bingkai atau stencil rusak?
    • Bingkai atau stencil yang rusak harus diganti agar tidak menghasilkan cetakan yang tidak berkualitas atau merusak kain yang akan dicetak.